You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 2 Pasar Lokbin JP Di Cempaka Putih Segera Dihapuskan.
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

2 Lokbin di Cempaka Putih Akan Dihapus

Untuk merefungsi saluran air sebanyak 2 lokasi binaan (lokbin) atau pasar JP yang ada di Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, terpaksa dihapus. Keberadaan pasar yang berada di atas saluran itu membuat arus air terhambat sehingga kerap menimbulkan genangan.

Kita upayakan agar pedagang bisa direlokasi ke dalam kampus Yarsi, Foodcourt Green Pramuka, dan masuk Pasar Cempaka

Camat Cempaka Putih, Lola Lovita mengatakan, dua lokbin yang akan dihapus adalah JP 41 di Jalan Cempaka Putih Tengah 30, dengan jumlah pedagang sebanyak 27 orang. Kemudian JP 42 di Jalan Cempaka Putih Tengah 1, dengan jumlah pedagang 34 orang.

"Memang ini pasarnya lokasi binaan Sudin KUMKMP Jakarta Pusat, tapi karena semua bangunan di atas saluran air dan kerap menimbulkan banjir, makanya kita usulkan agar dihapuskan," ujarnya, Sabtu (2/5).

38 Kios di Lokbin Munjul Ludes Terbakar

Menurut lola, lokbin yang sudah berdiri selama puluhan tahun itu membuat saluran air menjadi tersumbat. Akibatnya setiap kali hujan lokasi tersebut selalu tergenang air cukup tinggi.

"Kita upayakan agar pedagang bisa direlokasi ke dalam kampus Yarsi, Foodcourt Green Pramuka, dan masuk Pasar Cempaka. Sehingga tidak ada kesan hanya ditertibkan saja," jelasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6421 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5621 personNurito
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2066 personFakhrizal Fakhri
  4. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1831 personAnita Karyati
  5. Kapasitas LRT Diminta Ditambah Usai Transportasi Publik Semakin Terhubung

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1637 personFakhrizal Fakhri